Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Perjalanan Karier Rey Bong Pemain Dari Jendela SMP





Muhammad Fahreyza Anugrah Efrianda atau biasa dipanggil Rey Bong lahir di Curup, Rejang Lebong Bengkulu, 26 September 2005. Saat ini usianya baru 14 tahun. la merupakan anak bungsu dari pasangan Iwan Efrianda (Iwan Bong) dan Esi Harfina. la memiliki dua kakak kandung yang bernama Bunga Fathia dan Fani.


Sudah memiliki mimpi dan bakat menjadi seorang artis, Rey Bong telah meniti karir sejak masih kecil. Demi mengembangkan karirnya, akhirnya ia pindah ke Jakarta untuk mengikuti casting-casting. la meniti karir benar-benar dari nol dan pernah ingin menyerah untuk meraih mimpinya karena kegagalan-kegagalan yang ia dapat.


Bahkan ia pernah di janjikan akan lulus casting di salah satu sinetron dengan membayar hingga puluhan juta namun ternyata ia di tipu. Namun berkat dukungan orangtuanya ia bangkit dan ikut casting-casting selanjutnya walaupun masih numpang di rumah om nya dan naik angkutan umum.


Akhirnya ia lolos casting di sinetron perdananya pada tahun 2012 sebagai pemeran pendukung. Namanya mulai dikenal setelah dipercaya sebagai pemeran utama di sinetron superhero cillk "Sepatu Super" pada tahun 2013. Kemudian ia dipercaya lagi di sinetron Jendral Kancil, Panji Laras dan Disini Ada Tuyul.


Pada tahun 2016 ia mendapatkan kesempatan perdananya di layar lebar berjudul Ketika Mas Gagah Pergi, selanjutnya Rudy Habibie dan Untuk Angeline. Akhirnya ia mendapatkan kesempatan besar ketika dipercaya bermain di film Si Doel The Movie 1 dan 2, kemudian film Akhir Kisah Cinta Si Doel.


la juga tercatat pernah membintangi beberapa judul ftv dan bintang iklan. Sinetron terbarunya yang berjudul "Dari Jendela SMP" sukses mengangkat namanya akhir-akhir ini. Sinetron ini trending beberapa kali dan total pengikut instagramnya meningkat pesat. Dari sini kita belajar bahwa semua kesuksesan itu pasti
membutuhkan perjuangan, pengorbanan dan jangan pernah menyerah. la juga harus belajar lewat homeschooling dan meninggalkan waktu bermainnya demi meraih mimpi.